Rabu, 12 Oktober 2011

Firqoh dalam Islam


Firqoh-firqoh Dalam Islam

Nabi bersabda :

اِنَّ بَنِى اِسْرَآئِيْلَ تَفَرَّقَتْ عَلَى ثِنْتَيْنِ وَسَبْعِيْنَ مِلَّةً وتفترق امتي على ثلاث و سبعين ملة كلهم فى النار الا ملة واحدة قالو : ومن هي يا رسو لالله ؟ قال : ما انا عليه و اصحا بي [ رواه الترمذي ] 

Artinya :
                “Bahwasanya Bani Israil telah berfirqah-firqah sebanyak 72 millah (firqah) dan akan berfirqah umatku sebanyak 73 firqah, semuanya masuk neraka kecuali satu”.
Sahabat-sahabat yang mendengar ucapan ini bertanya : “Siapakah yang satu itu Ya Rasulullah?”
Nabi menjawab : “Yang satu itu ialah orang yang berpegang (beri’tiqad) sebagai peganganku (i’tiqadku) dan pegangan sahabat-sahabatku”
(Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi).

Tersebut dalam kitab Thabrani, Nabi bersabda :

والذى نفس محمد بيده لتفترق امتي على ثلاث و سبعين فرقة فواحد ة فى الجنة وثنتان و سبعون فى النلر قيل : من هم يا رسو لالله ؟ قال : اهل السنة والجماعتى  [ رواه الطبرنى ]

Artinya :
                “Demi Tuhan yang memegang jiwa Muhammad ditangan-Nya, akan berfirqah ummatku sebanyak 73 firqah yang satu masuk surga dan yang lain masuk neraka”.
Bertanya para sahabat : “Siapakah firqah (yang tidak masuk neraka) itu Ya Rasulullah ?”
Nabi menjawab : “Ahlussunnah wal Jama’ah”. (Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Thabrani).


Nabi Muhammad Saw. bersabda :

لا تزال طائفة من امتي ظاهرين حتى يأ تيهم أمرالله وهم ظاهرون  [ رواه البخارى ]

Artinya :
                “akan ada segolongan dari umatku yang tetap atas kebenaran sampai hari kiamat dan mereka tetap atas kebenaran itu”. (Hadits Shahih riwayat Bukhari).

                Tersebut dalam Kitab Bugyatul Mustarsyidin, karangan Mufti Syaikh Sayid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein bin Umar, yang dimasyhurkan dengan gelar Ba;alawi, pada pagina 398, cetakan Mathba’ah Amin Abdul Majid Kairo (138 H), bahwa 72 firqah yang sesat itu berpokok pada 7 firqah, yaitu :
1.       Kaum Syi’ah, kaum yang berlebih-lebihan memuja Sayyidina ‘Ali Karramallahu wajhahu. Mereka tidak mengakui khalifah-khalifah Abu bakar, Umar dan Usman, Radliyallaahu’anhum.
Kaum Syi’ah kemudian berpecah menjadi 22 aliran.
2.       Kaum Khawarij yaitu kaum yang berlebih-lebihan membenci Sayyidina ‘Ali Kw. Bahkan ada di antaranya yang mengkafirkan Sayyidina ‘Ali. Firqah ini berfatwa bahwa orang-orang yang membuat dosa besar menjadi kafir.
Kaum Khawarij kemudian terpecah menjadi 20 aliran.
Selengkapnya menyusul...
3.        

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Komen dikit lahh...